FORM PEMESANAN KTI

FORM PEMESANAN KTI
FORM PEMESANAN KARYA TULIS ILMIAH :: melalui sms/WA ketik: infoHARGA Skripsi: email#Jurusan#Kampus/Kota#noHp# send +62 858 68 522 112
Tampilkan postingan dengan label Jasa Pembuatan Skripsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jasa Pembuatan Skripsi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2016

Artikel Buah Anggur

KANDUNGAN NUTRISI DAN
MANFAAT ANGGUR BAGI KESEHATAN

Image result for buah anggur merah



Buah anggur memiliki banyak jenis, namun yang paling familiar di masyarakat Indonesia adalah anggur merah dan anggur hijau. Buah anggur biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung. 

Anggur kaya antioksidan berkat kandungan vitamin A dan C-nya. Anggur juga mengandung kalsium, yodium, mangan, kalium, seng, selenium, serta gula alami seperti dektrosa dan glukosa.

Kandungan Nutrisi dalam 100 g Anggur

Energi
288 kJ (69 kcal)
Karbohidrat
18.1 g
Gula
15.48 g
Serat pangan
0.9 g
Lemak
0.16 g
Protein
0.72 g
Thiamine (Vitamin B1)
0.069 mg (5%)
Riboflavin (Vitamin B2)
0.07 mg (5%)
Niacin (Vitamin B3)
0.188 mg (1%)
Asam Pantothenat (Vitamin B5)
0.05 mg (1%)
Piridoksin (Vitamin B6)
0.086 mg (7%)
Asam Folat (Vitamin B9)
2 μg (1%)
Kobalamin (Vitamin B12)
0 μg (0%)
Vitamin C
10.8 mg (18%)
Vitamin K
22 μg (21%)
Kalsium
10 mg (1%)
Zat Besi
0.36 mg (3%)
Magnesium
7 mg (2%)
Mangan
0.071 mg (4%)
Fosfor
20 mg (3%)
Kalium
191 mg (4%)
Natrium
3.02 mg (0%)
Seng
0.07 mg (1%)
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA

Image result for minuman buah anggur merah

Manfaat Buah Anggur untuk Kesehatan

Dengan banyaknya nutrisi yang terkandung dalam buah anggur, menjadikannya sebagai buah yang kaya manfaat bagi manusia. Berikut ini beberapa manfaat buah anggur bagi kesehatan:

1.            Mencegah Jantung Koroner
Anggur merah disebut-sebut dapat mencegah penyakit jantung koroner berkat kandungan senyawa fenol yang punya sifat antioksidan yang sangat kuat. Sedangkan resveratrol pada anggur merah dan hitam khususnya, berpotensi menurunkan risiko terkena jantung koroner (berdasarkan penelitian yang dilakukan di Jepang dan AS). Begitu pula kandungan saponinnya, mampu menghambat penyerapan kolesterol dalam darah.

2.           Mengatasi Insomnia
Sebuah penelitian di Italia menunjukkan bahwa pada anggur terdapat melatonin, suatu hormon yang bisa membantu mengatur jam biologis tidur manusia. Dengan begitu para penderita insomnia boleh berharap dengan mengonsumsi anggur bisa mengatasi masalah tidurnya.

3.           Mengatasi Hipertensi
Kandungan kalium dan melatonin pada anggur bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah, sementara kandungan seratnya mampu membersihkan pembuluh-pembuluh darah dari lemak.

4.           Menghambat Sel Kanker
Sifat antioksidan, senyawa petrostilbene, acutimissin A, resveratrol, asam elagik yang cukup tinggi pada buah anggur menunjukkan kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

5.           Mencegah Diabetes
Kandungan mangan pada anggur mampu membantu menjaga kestabilan gula dalam darah.

6.           Manfaat lainnya
Kandungan vitamin C pada anggur baik untuk pembentuk kolagen, kesehatan gusi, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mempercepat penyembuhan luka. Kandungan gulanya merupakan sumber energi instan. Selain itu, anggur juga dipercaya sebagai afrodisiak (makanan pembangkit gairah seksual). Kandungan boron pada anggur pun dapat mencegah osteoporosis.

Catatan: Pilihlah anggur yang masih kencang. Bila akan disimpan, anggur sebaiknya disimpan di lemari pendingin agar kerenyahan dan rasanya tetap terjaga. Saat akan dimakan, anggur hendaknya dicuci bersih untuk mengurangi kadar residu pestisidanya.



Terimakasih sudah mengunjungi blog kami.^^
Sumber:  http://manfaatnyasehat.blogspot.co.id/2013/11/kandungan-nutrisi-dan-manfaat-buah-anggur.html
Re-write by Upika Aspri Adhiyantie
Kritik dan saran silahkan email ke care@dluha.com
Jika ada kata-kata yang kurang berkenan dapat kami perbaiki.^^

**Jasa Skripsi, Olah Data, Jasa Pembuatan Skripsi, Bimbingan Skripsi Kota Serang

Rabu, 19 Oktober 2016

Jenis Beras

MENGENAL 4 JENIS BERAS

Image result for jenis beras



Beras merupakan sumber bahan makanan utama bagi masyarakat di berbagai negara, setidaknya terdapat 26 negara padat penduduk yang menjadikan beras menjadi makanan pokoknya, termasuk Indonesia. Beras memiliki banyak jenis dan macamnya, tergantung dengan bentuk, aroma, dan warna dari masing-masing jenis, yang membuat setiap jenis beras memiliki cara memasaknya masing-masing. Selain itu, setiap jenis juga memiliki kandungan zat gizi dan rasa yang berbeda-beda. Lalu, Apa saja jenisnya?

1.        Beras Putih
Beras putih memiliki lapisan kulit yang sudah dibuang sebelumnya, makanya beras ini berwarna putih. Proses penggilingan membuat beras putih berkurang kandungan zat gizinya jika dibandingan dengan jenis beras merah atau hitam. Beras putih dibagi menjadi berdasarkan bentuk bulir, yaitu:  

  • Beras bulir panjang. Beras ini telah melalui proses penggilingan tiga hingga empat kali. Beras bulir panjang biasanya kurang lengket dan biasa disebut dengan beras pera. Jenis beras ini bila dimasak maka akan terasa agak keras. Jenis beras bulir panjang yaitu beras basmati, jasmine, dan doongara.
 Image result for beras putih bulir panjang
  • Beras bulir sedang. Bila dibandingkan dengan beras bulir panjang, beras jenis ini lebih lengket dan tidak terlalu pera. Jika dimasak juga lembut dan tidak keras.
 
  • Beras bulir pendek. Beras jenis ini adalah jenis beras yang paling lembut dan lengket jika dimasak. Cocok untuk dijadikan bahan dasar dari makanan seperti sushi dan sebagainya. Beras ini sering disebut sebagai beras pulen. Kandungan amilosa yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis beras yang lain, membuat beras jenis ini lebih empuk dan pulen ketika dimasak. Amilosa yang terkandung dalam beras mempengaruhi sifat pemekaran volume beras yang kemudian menjadi nasi pulen. Beras dengan kadar amilosa yang rendah biasanya menghasilkan nasi yang tidak mudah kering. Nasi yang digunakan di Jepang biasanya menggunakan jenis beras tipe ini.
Image result for beras bulir pendek
Bahkan bentuk bulir yang berbeda-beda, mempengaruhi tingkat indeks glikemik yang dikandungnya. Beras berbulir panjang, seperti beras basmati dan doongara, memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan bulir sedang atau bulir pendek.
Namun jika dibandingkan dengan jenis beras yang lain, beras putih mengandung serat yang lebih sedikit dari pada jenis beras lain, seperti beras merah dan beras hitam. Hal ini karena lapisan luar dan lapisan tengah beras yang mengandung serat tinggi telah hilang akibat proses penggilingan, sementara pada beras merah dan hitam tidak.

2.        Beras Cokelat
Image result for beras coklat
Beras cokelat juga mengalami proses penggilingan, tapi tidak sama dengan beras putih, beras cokelat hanya menghilangkan lapisan terluarnya dan tidak menghilangkan lapisan tengah. Beras cokelat memiliki tekstur yang lebih keras dibandingkan dengan beras putih ketika dimasak. Selain itu, beras cokelat mengandung magnesium yang cukup tinggi dan serat sebesar 3,2 gram per 100 gram. Sedangkan total protein per 100 gram beras cokelat adalah 7,2 gram. Lebih tinggi daripada 100 gram beras putih yang hanya mengandung sekitar 6,3 gram. Tingkat indeks glikemiknya sedang, sehingga mengonsumsi beras cokelat akan membuat Anda kenyang lebih lama.

3.        Beras Merah
Image result for beras merah
Sama dengan beras cokelat, beras merah juga memiliki tekstur yang lebih keras dan kasar. Beras merah mengandung zat besi dan vitamin B6 yang berguna untuk menjaga keseimbangan produksi sel darah merah dan hormon serotonin, yaitu hormon yang mengatur nafsu makan.  Warna merah yang ada pada beras ini didapatkan dari lapisan luar yang mengandung antosianin yang membuat warnanya merah.

4.        Beras Hitam
Image result for beras hitam
Beras hitam merupakan beras yang cukup langka di pasaran dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi, hal ini disebabkan oleh kandungan gizinya yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Beras hitam memiliki tekstur yang keras dan pera, sehingga membutuhkan waktu memasak yang cukup lama untuk membuatnya lembut. Dalam beras hitam terdapat kandungan vitamin E yang cukup tinggi sehingga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, dan memperbaiki kerusakan sel hati. Setidaknya, beras ini mengandung 20,1 gram serat, 7 gram protein, dan 1,8 gram zat besi dalam 100 gram beras hitam.  

Apakah ini artinya saya harus mengurangi beras putih?
Karena beras hitam, merah dan cokelat memiliki harga yang cukup tinggi di pasaran, maka Anda bisa menyiasatinya dengan mencampur beras putih atau beras biasa dengan salah satu jenis beras tersebut. Hal ini akan meningkatkan asupan serat Anda setiap hari namun tetap sesuai dengan budget yang ada.



Terimakasih sudah mengunjungi blog kami.^^
Sumber:  https://hellosehat.com/jenis-beras-paling-sehat/
Re-write by Upika Aspri Adhiyantie
Kritik dan saran silahkan email ke care@dluha.com
Jika ada kata-kata yang kurang berkenan dapat kami perbaiki.^^

**Jasa Skripsi, Olah Data, Jasa Pembuatan Skripsi, Bimbingan Skripsi Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur